Perbandingan beberapa Teknik Budidaya terhadap Pertumbuhan dan Produksi Padi (Oryza sativa L.) dan Sifat Kimia Tanah

Main Article Content

Ahmad Sofian

Abstract

Budidaya padi secara konvensional yang telah dilakukan dalam jangka waktu yang lama (lebih dari 40 tahun) dengan menggunakan pupuk kimia telah menyebabkan menurunnya kualitas tanah dimana respon terhadap pemupukan menurun yang ditunjukkan dengan sulitnya produksi meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan beberapa teknik budidaya terhadap pertumbuhan, produksi padi dan sifat tanah di lapangan. Tiga perlakuan diaplikasikan yaitu : 1. Teknik budidaya SRI dengan 5 10 3 kg Ha-1 kompos jerami padi (SOM), 2. Teknik budidaya SRI dengan 2,5 10 3 kg Ha-1 kompos jerami padi + (312,5 kg urea + 187,5 kg SP 36 +125 kg Phonska) Ha-1 (SOK) dan, 3. Teknik budidaya konvensional + (312,5 kg urea + 187,5 kg SP 36 +125 kg Phonska) Ha-1 (KKM). Hasil perbandingan menunjukkan jumlah anakan produktif pada perlakuan SOM lebih tinggi dari pada perlakuan KKM. Tinggi tanaman pada perlakuan SOK lebih tinggi dari perlakuan SOM. Perlakuan SOM memiliki C organik, N dan K yang lebih tinggi daripada perlakuan SOK dan KKM.

Article Details

Section
Articles