Usulan Perbaikan Lintasan Produksi Dengan Menggunakan Metode Theory Of Constraint Dan Metode Moddie Young

Authors

  • Mifthahul Ahyan Universitas Harapan Medan
  • Eddy Kotto Universitas Harapan Medan
  • Uun Novalia Harahap Universitas Harapan Medan

DOI:

https://doi.org/10.54123/vorteks.v2i1.36

Keywords:

theory of constraint (TOC), moodie young, line balancing, bottleneck

Abstract

PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang vulkanisir ban di Sumatera Utara. Pada kondisi aktual, terjadi antrean pada lantai produksi dikarenakan penumpukan barang yang diproses pada beberapa stasiun kerja atau sering disebut bottleneck. Hal ini dinilai mengakibatkan throughput pada perusahaan dalam proses yang tidak optimal. Oleh karena itu penulis merancang usulan perbaikan dengan menggunakan penjadwalan stasiun kerja berdasarkan stasiun kerja dengan upaya untuk mengeliminasi stasiun kerja bottleneck dan mendapatkan keseimbangan lintasan pada lantai produksi. Penjadwalan tersebut hanya dapat mengurangi jumlah stasiun kerja bottleneck sehingga dilakukan penyusunan stasiun kerja berdasarkan kriteria line balancing. Dalam penelitian ini, metode yang dipakai adalah Theory of Constraint (TOC) dan metode Moodie Young yang dapat menyelesaikan masalah yang ada sehingga waktu produksi lebih efisien.  Perbaikan dilakukan adalah penjadwalan stasiun kerja dengan bottleneck yang menjadi kendala yaitu pada stasiun kerja skiving, cementing, repairing, envolving dan finishing, sehingga diperoleh 7 stasiun kerja dengan nilai smoothing index 709,43 dan efisiensi lintasan 75,44%. Perbaikan dengan metode Moodie Young terdiri dari dua fase yaitu membuat pengelompokan stasiun kerja dan melakukan redistribusi elemen kerja ke setiap stasiun kerja hasil dari fase satu. Hasil penyeimbangan dengan menggunakan metode Moodie Young diperoleh 8 stasiun kerja dengan nilai smoothing index 917,40 dan efisiensi lintasan 74,70%.

Downloads

Published

2021-04-30

Issue

Section

Articles