Pemberian Solid dan Pupuk NPK Mutiara ( 16-16-16 ) terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Di Main Nursery

Authors

  • Efi Said Ali Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Al-Azhar Medan
  • Asmara Sari Nasution Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Al-Azhar Medan
  • Sahputra Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Al-Azhar Medan

DOI:

https://doi.org/10.54123/agrofolium.v5i1.420

Abstract

Kelapa Sawit yang kebutuhan nya cenderung meningkat, tersebut memerlukan kecukupan bibit yang berkualitas dalam jumlah banyak. Bibit yang berkualitas diperoleh melalui kegiatan pemeliharaan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk solid dan pemberian pupuk NPK mutiara serta interaksinya terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Di Main Nursery. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor yang diteliti dan 3 ulangan dimana faktor pertama adalah pupuk solid (S) yang terdiri dari 3 taraf yaitu  S0 = tanpa perlakuan (kontrol), S1 = 400 g/polibag-1, S2 = 800 g polibag-1.  Faktor pemberian pupuk NPK mutiara (F) terdiri dari 4 taraf yaitu F0 = tanpa perlakuan (kontrol), F1 = 50 g polibag-1, F2 = 75 g polibag-1 dan F3 = 100 g polibag-1. Parameter yang diamati adalah pertambahan tinggi tanaman , bobot kering akar, bobot bobot kering tanjuk. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa pemberian pupuk solid berpengaruh tidak nyata terhadap parameter tinggi tanaman, juga berpengaruh tidak nyata terhadap parameter bobot kering akar dan bobot kering tanjuk. Pemberian pupuk NPK mutiara berpengaruh tidak nyata terhadap parameter tinggi tanaman, juga berpengaruh tidak nyata terhadap parameter bobot kering akar dan bobot kering tanjuk. Interaksi dari kedua perlakuan berpengaruh tidak nyata  terhadap semua parameter yang diamati.

Downloads

Published

2025-02-12