Pemanfaatan Duckweed/rumput bebek untuk konservasi air tawar dalam sistem perikanan
DOI:
https://doi.org/10.54123/vorteks.v3i2.212Kata Kunci:
rumput bebek, amonia, CBO, Pengolahan air limbah, , Sistem akuakultur resirkulasi (RAS)Abstrak
Tulisan ini bertujuan untuk menyajikan aspek-aspek kunci dari penggunaan Duckweed / rumput bebek dalam aplikasi industri dan konsep untuk menggunakan bio filter rumput bebek dalam sistem akuakultur. Rumput bebek adalah tanaman yang beradaptasi dengan sistem perairan dan dianggap sebagai salah satu tanaman terkecil di dunia, dengan diameter 1-15 mm. Meskipun merupakan tanaman kecil, sifat-sifatnya membuatnya cocok untuk keperluan industri (produksi bahan bakar nabati, aquaponik, sumber makanan, pengolahan air limbah). Beberapa aspek pengelolaan tanaman rumput bebek disebutkan dalam tulisan ini. Telah terbukti bahwa spesies rumput bebek tertentu berhasil menurunkan Chemical Oxygen Demand (COD), Kebutuhan Biological Oxygen Demand (BOD), nitrogen total (TN), fosfor total (TP) dan ortofosfat (OP).Penulis mengusulkan teknologi pengolahan air limbah baru dengan tangki rumput bebek untuk sistem budidaya resirkulasi.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Wiwin Nurzanah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









